Media Australia: Panglima TNI Ancam Bunuh Pengungsi Cina



Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo yang memutuskan penundaan kerjasama militer dengan Australia, dituding oleh media-media Australia mengenai pembunuhan terhadap pengungsi asal Cina di laut.

Media Australia: Panglima TNI Ancam Bunuh Pengungsi Cina


"Bila mereka datang ke sini, mereka akan datang lewat laut. Ketika mereka berada di tengah laut, saya akan memotong 10 sapi di tengah laut. Ini akan membuat hiu berdatangan," kata Gatot seperti dikutip Australianplus yang mengutip ABC, Jumat lalu.

Hubungan militer Indonesia-Australia pekan ini sedikit memanas, menyusul keputusan TNI untuk menghentikan kerjasama militer sementara dengan Australia, setelah militer Australia dianggap menghina Indonesia.

Berita berjudul “Footage of Indonesia's military chief shows a speech in which he comments about Chinese refugees,” yang dimuat oleh ABC, Jumat lalu bersumber dari penjelasan Gatot ketika berbicara di acara pertemuan Badan Eksekutif Mahasiswa Nasional Indonesia di Universitas Trisakti, Jakarta, 11 November silam. Acara yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi iNews, salah satu stasiun televisi di bawah grup MNC itu, dan  beredar di Youtube.

Di acara itu, Gatot secara umum memaparkan potensi ancaman terhadap Indonesia termasuk yang datang dari RRC untuk memperebutan sumber daya alam dan pangan. Pada menit 19.47, dia menjelaskan, kekurangan pangan di RRC akan menyebabkan jutaan warganya akan mengungsi ke kawasan Asia Tenggara.

Menurut Gatot, Menteri Pertahanan Malaysia telah memberitahu dia bahwa khawatir dengan kemungkinan tersebut, dan Menhan Malaysia mengatakan tidak akan bisa menghentikan gelombang pengungsi tersebut. "Saya mengatakan kepadanya bahwa saya tidak takut," kata Gatot.

Media Australia lalu mengutip pernyataan Gatot bahwa bila orang-orang Cina datang ke Indonesia, mereka akan datang melalui laut dan ketika mereka berada di tengah laut, dia akan memotong 10 sapi di tengah laut sehingga akan membuat hiu berdatangan.

"Setelah itu, saya akan menembaki kapal-kapal mereka, mungkin menggunakan senjata ringan, sehingga kapal mereka bocor dan mereka akan dimakan oleh hiu."

Rimanews belum mengkonfirmasi berita ini kepada TNI.

Baca Juga:




Berikut adalah pidato Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo yang dikutip media Australia: