Terkena Tembakan Gas Air Mata Saat #AksiDamai411, Syeikh Ali Jaber Doakan Pemimpin RI




JAKARTA - Syeikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber atau yang lebih dikenal dengan Syekh Ali Jaber tidak hanya menyerukan Umat Islam untuk ikut Aksi Bela Al-Quran, namun beliau ikut terjun langsung dalam Aksi 411 (4 November 2016) bersama sejutaan umat Islam dari berbagai pelosok tanah air.

Bahkan, ulama berkewarganegaraan Indonesia kelahiran kota Madinah Saudi ini berada di garda depan dan tetap bertahan walau aparat menghujani tembakan gas air mata untuk membubarkan massa aksi.

Syeikh Ali Jaber sempat mengalami luka malam aksi itu dan dilarikan ke rumah sakit.

Alhamdulillah, kondisi sekarang Syeikh dalam keadaan baik. Beliau tak dendam dengan perlakuan pemimpin RI yang tak mau menemui massa hingga terjadi kericuhan dan pembubaran paksa. Beliau bahkan mendoakan agar pemimpin RI mendapat hidayah.

"Kita di posisi tidak pernah rusuh," kata Syeikh.

"Atas izin Allah kondisi sudah membaik. Mudah-mudahan semua perjuangan kita diridoi Allah. Dan Allah beri hidayah pada pemimpin kami agar mereka lebih baik lagi," ujar Syeikh Ali Jaber.

Beberapa hari sebelum Aksi411, Syeikh Ali Jaber menyerukan untuk kita mendukung Aksi Bela Al-Quran.

"Berbanggalah dalam keberpihakan Membela Al-Quran. Kelak Al-Quran pun bangga menjadi pembela kita di Hari Kiamat," kata Syeikh Ali Jaber.

Berikut rekaman video kondisi Syeikh Ali Jaber saat ini dan pesan beliau buat pemimpin.

[video]